Buku #TheAmazingHidayah masuk IBF Bandung 2013!!


Bismillah, walhamdulillah.. setelah dicita-citakan beberapa tahun sebelumnya, akhirnya salah satu buku karya saya dan teman-teman dapat hadir dan bisa dibeli di Pameran Islamic Book Fair (IBF) Bandung 2013 ini. Pameran IBF di Bandung tahun ini diselenggarakan seperti biasa di Landmark, Jln. Braga – Kota Bandung. dan berlangsung dari tanggal 1-7 Mei 2013.

Pameran IBF adalah pameran buku Islami bergengsi yang ada di Indonesia. yang saya tahu, IBF diselenggarakan di Jakarta dan Bandung setiap tahunnya. mungkin di kota yang lain pun dilaksanakan juga, seperti Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Makassar dan bagian Indonesia yang lainnya… hehe..

adapun Buku antologi karya saya dan teman-teman lain yang masuk ke IBF 2013 ini berjudul The Amazing Hidayah. buku ini adalah buku antologi hasil dari lomba menulis dengan tema yang sama, yang saya selenggarakan pada tahun 2011. berisi 31 cerita inspiratif yang membuat Amazing para pembacanya.

jadi, bagi yang berkesempatan berkunjung ke pameran IBF Bandung tahun ini, yang akan diselenggarakan mulai tanggal 1 Mei mendatang, belilah buku The Amazing Hidayah juga. dengan harga 35000 rupiah, Anda akan mendapatkan cerita-cerita inspiratif dan menyentuh. Buku ini ada di Stand Panti Yatim Indonesia. Stand No.2. jadi posisinya di dekat pintu masuk pameran, tidak akan sulit untuk mencarinya… promosi.co.id hehehe..

untuk pemesanan, bisa kirim SMS ke 087722201373 (Kemal).. bilang aja mau ngeborong Buku #TheAmazingHidayah 😀

Advertisements

Sistem Operasi Berbahasa Sunda


Di ruangan kecil ukurang 3 x 5 meter, pagi ini Pak Anis sedang mengutak-ngatik koding html web SMA – SMK Al-Marwah. Di sammpingnya sedang duduk sila, Pak Yudha yang sedang membaca koran hari ini. Sedangkan saya masih menunggu Pak Farhan yang akan memperbaiki sistem Operasi Linux Ubuntu saya yang ingin diinstall ulang sembari membaca “7 Jam Belajar Interaktif Dreamweaver CS4” karangan Mulya Hadi.

Sambil berkumpul dan saya menunggu Pak Farhan: saya, Pak Anis dan Pak Yudha membicarkan koneksi internet Warnet Komet yang sedang down-lambat sekali.

“Pak Gust, Punten yeuh. Maaf ya, koneksi internet lagi lemot. Jadi enggak internetan dulu. Apalagi Facebook-an. Hehe..” Ujar Pak Yudha sambil mengotak-ngatik kabel LAN di belakang CPU Server.

“Iya Pak, tidak apa-apa. Ntar aja di sekolah mau inernetan juga.” jawab saya.

“Iya Pak Gust. Entahlah, sudah dua hari ini koneksi internet di warnet ini tidak lancar. Mungkin karena antenanya yang dibengkokkan oleh petugas speedy kemarin-kemarin” tambah Pak Anis dengan tetap melihat pada tulisan berwarna biru dan hijau. Koding desain website yang memusingkan menurut saya.

Sedang asyik-asyiknya kami bertiga ngobrol tentang koneksi internet, kemudian datanglah orang yang saya tunggu-tunggu dari tadi, Pak Farhan. Dengan segenggam harddisk eksternal di balik saku jaket yang ia kenakan. Ya, harddisk eksternal itu diantaranya mengandung master install-an sistem Operasi berbasis Open Source: Linux dengan berbagai versi terbaru. Ada Ubuntu 10.10, Linux Mint terbaru, Fedora, Redhet, open suse, mandriva dan lain sebagainya.

Dengan sedikit basa-basi, Pak Farhan pun bergegas menyalin install-an Ubuntu 10.10 ke flash disk saya. Masteer install-an Ubuntu itu hanya sebesar 700MB dan itu cukup untuk disalin ke flash disk saya yang berkapasitas satu GB. Maklum, flash disk lama. Jadi kapasitasnya masih kecil. Tidak seperti yang sekarang ada flash disk yang kapasitasnya mencapai 16 GB.

tulisan lama tahun 2011, saat masih mengajar di SMK Al-Marwah, Pameungpeuk – Bandung 🙂

Setelah itu, Pak Farhan pun mulai meng-install laptop saya dengan Linux Ubuntu 10.10. sambil menunggu selesai, kami pun berbincang kembali.

“Kalau linux seperti ini apa bedanya, kelebihan dan kekurangannya dibanding dengan microsoft Windows 7 sekarang?” tanya Pak Yudha kepada Pak Farhan.

“ wah, banyak sekali.  Mulai dari bebas virus. Jadi tidak usah pasang antivirus. Lalu, lisensi dari linux-nya sendiri gratis. Jadi kalau install tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak. Coba kalau install windows, beli sistem operasinya saja bisa mencapai 1,5 juta rupiah. Belum beli microsoft office, jasa install, dan lain-lain. Sangat mahal.

Nah, kalau menggunakan linux, apapun versinya hanya membutuhkan biaya download dari internet, jasa install dan pengaturan atau maintanace yang tidak akan lebihdari Rp 50.000,- karena sistem operasi Linux ini sudah include-bersatu dengan program-program di dalamnya seperti Opeen Office (seperti Microsoft Office), GIMP (seperti photoshop atau corel draw) dan lain sebagainya. Selain ittu, waktu untuk penginstall-an juga relatif lebih cepat dibanding penginstall-an Microsoft Windows 7 Seven.

Continue reading

Bermain sambil belajar ke Puspa Iptek


Kemaren (16/04), saya ditugaskan oleh kepala sekolah untuk mendampingi anak-anak kelas 4 mengunjungi Puspa Iptek, Kota Baru Parahyangan, Padalarang – Kabupaten Bandung Barat.

Singkat cerita, saya dan anak-anak tiba disana. Hal pertama yang ingin saya lakukan adalaaah… Berfoto di Anjungan Jam Mataharii.. Huaaa, kayak anak kecil aja nyak.. Bukannya bimbing anak-anak yang sedang kunjungan kesana. Hihi..

Selanjutnya, setelah anak-anak berbaris di depan gerbang Puspa Iptek, satu persatu mereka pun memasuki ruangan. Di lantai pertama, ada meja ajaib.

Meja ajaib artinya, meja

Aku dan murid-muridku


Tak terasa, hampir satu tahun saya mengajar di SD. Tepatnya di SD Islam Terpadu Fithrah Insani 2 Baleendah, Kab. Bandung. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya.

Sebelumnya, saya juga mengajar di sebuah SMK swasta di dekat rumah. Namun karena beberapa hal, akhirnya saya resign dari sana.
image

Kembali ke laptop, eh ke topik.

Awalnya, saya merasa jengah mengajar di SD. Karena saya bukan lulusan dari jurusan PGSD. Otomatis, mengajar anak-anak yang Super membuat frustasi dan stress. Beberapa bulan pertama saya mengalaminya. Saya mengajar komputer untuk mereka. Kelas 1 belajar paint di windows 7. Melihat tingkah mereka yang bangor, saya cepat stress.

Sempat di bulan pertama saya ingin mengajukan resign karena tidak sanggup lagi mengajar mereka. Ada yang menarik baju saya hingga kancingnya copot, menjambak rambut dan lain sebagainya yang membuat saya merasa tersiksa.

Namun, saya tetap bertahan sampai saat ini. Dan saya perlahan mulai menikmati mengajar di SD itu.

Ada hal yang menarik waktu hari kamis kemarin. Seperti biasa, setelah selesai mengajar jam dua siang. Saya suka melihat mereka pulang, terutama yang menggunakan jemputan. Tapi, hari itu beda sekali. Saya melihat beragam hal yang sedang dilakukan oleh anak-anak. Di mulai dari Shidiq anak kelas 5 yang sedang dinasehati walikelasnya karena berantem dengan teman sekelasnya. Ada Raihan, siswa kelas 1 yang menangis juga serta memohon kepada salah seorang guru untuk meminta diantar pulang ke rumah. Karena ayahnya tidak bisa menjemput. Sedangkan guru-guru juga tidak bisa mengantarnya.

Ada juga Qonita, kelas dua Fatimah yang wajahnya pucat setelah muntah makanan. Sepertinya ia sedang sakit. Dan saya berkesempatan untuk membantunya mengantar ke UKS.

Yahh, begitulah.. Beragam tingkah dari anak-anak di luar kelas. Mereka memang beragam, ada yang pendiam ada juga yang hiperaktif. Ada yang periang, ada juga yang selalu terlihat murung. Tapi walaupun begitu. Saya selalu berdoa untuk mereka agar cita-cita mereka tercapai semua. Aamiin..

See You 🙂

Pagi mendung


Pagi yang mendung #sunrise #FotoOfTheDay #instagram #instanesia

A post shared by gust kemal (@gustkemal) on

Alhamdulillah, pagi ini bisa jalan-jalan sambil belajar motor kopling.. Meski masih banyak mati di jalan motornya, tapi Insya Allah akan segera lancar Diperjalanan sekeliling belajar motor, saya melewati hamparan sawah yang hijau dan sebagian baru dipanen.. Tapi Subhanalloh, tetep Indah dan cantik meskipun cuacanya mendung.. Segerrrr.. Hehe.. Ikuti dan kontak saya di instagram, LINE dan twitter dengan akun @gustkemal dan Facebook: Akh Kemal Salam Hangat dari Bandung.. 😉