Keutamaan Shalat Dhuha


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah. Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu. Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh. Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga. Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” (Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani)

Jagalah tubuh kita


Assalamu’alaikum wr. wb.
Bismillahirrahmanirrahim.
Ikhwah fillah…
Sesungguhnya seluruh anggota badan kita ditundukkan kpd kita agar kita bisa beribadah kpd Allah SWT. Maka manfaatkanlah ia utk beribadah. Jangan pergunakan utk sesuatu yg dibenci oleh Penciptanya. Ketahuilah bahwasannya kita bertanggungjawab dg anggota badan kita pada hari kiamat, Allah swt berfirman : “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggunhjawabannya” (QS. Al-Isra: 36)

1. Jagalah lisan
Jagalah lisan dr semua yg dibenci Allah swt seperti dusta, mencaci, melaknat, ghibah, namimah, mmperindah suara dan lainnya. Selalu brdzikirlah kpd Allah swt dalan stiap kesempatan. Bacalah Al-Qur’an & brbicaralah utk kbaikan sperti nasihat, mngajak kpd kebaikan & mncegah dari kemungkaran.

2. Jagalah Pandangan
Harus senantiasa mnjaga pandangan dari hal-hal yg diharamlan, krn Allah melarang memandang yg diharamkan. Pandangan merupakan panah beracun dr panah-panah iblis. Jangan memandang kpd laki-laki lain (yg bukan mahram) utk menghindari fitnah. Tidak ada d badan manusia, indera yg paling kuat dalam menggerakkan syahwat melebihi mata.
Allah swt berfirman, “Katakan kepada wanita yang beriman. Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka.”(QS. An-Nur : 31)

3. Jagalah Pendengaran
Kita bertanggungjawab dg pendengaran kita. Maka jagalah pendengaran dari mendengar segala hal yg dibenci Allah seperti ghibah dan namimah. Hindarilah majelis laghaw (sia-sia) & maksiat.
Allah swt berfirman, “Tidak ada kebaikan pd kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dr orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia.” (QS. An-Nisa: 114)

4. Jagalah Akal
Jagalah akal dr pikiran maksiat atau utk menyakiti. Gunakan akal utk berfikir dalam ketaatan kepada Allah & beribadah kepada-Nya, atau memikirkan nikmat yang amat sangat banyak pada badan kita dan di alam semesta sekitar kita.
Allah swt berfirman, “Dan jika menghitung nikmat Allah, tidaklah kamu dapat menghinggakannya.” (QS. Ibrahim : 34)

5. Jagalah Hati
Allah swt berfirman, “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (QS. Mukmin : 19)
Jagalah hati dari kejelekan, kedengkian & hasad. Jagalah ia utk tidak trjerumus kesesuatu yg diharamkan. Jadikan hati kita khusyu, takut dan cinta kepada Allah dan kebaikan. Hati adalah raja yang menuntun badan kepada kebaikan atau kejelekan.

6. Jagalah kemaluan
Jagalah kemaluan dari kemaksiatan, dan bentengilah dg ketakwaan, iffah (menjaga diri) dgn yang halal, atau dgn puasa. Hindarilah hal-hal yang bisa membangkitkan nafsu & syahwat.
Allah swt berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan krji, baik yang nampak diantaranya maupun yg tersembunyi.” (QS. Al-An’am : 151)

7. Jagalah kaki
Jagalah kaki dari berjalan pada yang haram. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda : “Ditetapkan bagi anak Adam bagian dari zina yang dia akan dapatkan dan tidak ada jalan keluar, kedua mata zinanya melihat, kedua telinga zinanya mendengar, lisan zinanya berbicara, tangan zinanya memegang, kaki zinanya melangkah, hati menginginkan & mengharapkannya, kemaluan membenarkan atau mendustakannya”.

Semoga bermanfaat.
Narasymber: akun twitter @fiet_09

Semua Tentang #Perdagangan


1. Islam adalah agama yang paling banyak mendorong umatnya untuk menguasai perdagangan, untuk itu Islam memberikan penghormatan yang tinggi kepada para pedagang.

2. Di antaranya riwayat dari Mu’adz bin Jabal, bahwa Nabi bersabda “Sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan.” (HR. Baihaqi)

3. Nabi Muhammad mewajibkan umat Islam untuk menguasai perdagangan. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad bersabda, “Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90% pintu rezeki.” (HR. Ahmad)

4. Dalam Al-Quran, perdagangan dijelaskan dalam tiga bentuk, yaitu tijarah (perdagangan), bay’ (menjual), dan syira (membeli). Selain istilah tersebut masih ada banyak lagi istilah yg berkaitan dgn perdagangan, seperti dayn, amwal, rizq, syirkah. (QS. Al-Jumah :9)

5. Kata tijirah adalah mashdar dari kata kerja yang berarti menjual dan membeli.

6. Dalam surat Al-Jumah ayat 10 Allah berfirman, “Apabila shalat sudah ditunaikan maka bertebaranlah di muka bumi dan carilah karunia Allah serta banyak-banyaklah mengingat Allah agar kalian menjadi orang yang beruntung.
Ada 2 hal penting yg harus kita cermati, yaitu fantasyiruu fi al-ard (bertebaranlah di muka bumi) dan wabtaghu min fadl Allah (carilah rezeki Allah)

7. Prinsip dasar yang telah ditetapkan Islam mengenai perdagangan atau niaga adalah tolak ukur dari kejujuran dan ketulusan. Dalam perdagangan nilai timbang dan ukuran yang tepat dan standar benar-benar harus diperhatikan. Begitulah karakteristik perdagangan syariah.

8. “Kecelakaan besarlah bagi orang yang curang, yaitu orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan pada suatu hari yg besar, yaitu hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan Semesta Alam? Sekali kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka, tersimpan dalam Sijjin”

9. Adapun contoh perdagangan yang dilarang, perdagangan dengan cara Mulamasah, yaitu penjual yang menjual barangnya tanpa boleh pembeli melihatnya. Hal ini sangat dilarang oleh Rasullulah.

10. Bukankah sekarang sudah banyak bisnis online, apa itu termasuk cara mulamasah?

11. Bisnis online memang suatu perdagangan yg sudah canggih, hanya menampakkan gambarnya, namun juga terkadang disalahgunakan. Saya sering dpt pertanyaan ini dari sesama olshop, karena sy juga ada bisnis olshop sudah 3tahun.

12. Untuk kita para pelaku olshop, jujur adalah kunci utama, bukankah Allah sudah berfirman “Hai orang2 beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat dengan taqwa.” (QS. Al Maidah : 8)

13. Saya pernah tau dalil ato hadits yang bunyinya, bersedekahlah dengan gencar karena didalam perdagangan banyak campur tangan setan. Wallahualam, ada yang bisa sempurnakan hadits itu? Ato ada yang tau hadits apa?

Sekian kuline dari mican, apabila ada kesalahan mohon maaf, sempurna hanya milik Allah, yg salah milik mican. Hehe..

Diambil dari kajian online di grup LINE @ManJaddaWajada oleh Mican,admin @MJWJSurabaya

#shalawatnariyah


Allahuma sholli sholaatan khamilaatan wa sallim salaaman
Taaman’ ‘alaa sayidinaa Muhammadin Alladzi tanhallu
tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfariju bihil kurabu, wa tuqdhaa bihil hawaa ‘iju wa tunaalu bihir raghaa ‘ib
Wa husnul khawaatimi wa yustasqal
Ghomaamu bi wajhihil kariimi,
Wa ‘alla aalihi, wa shahbihi ‘adada kulli ma’luumin lak’ #shalawatnariyah | @gustkemal