Kekuatan seorang Muslim


Muslim yang kuat lebih lebih disukai dan dicintai oleh Allah swt. Minimal ada 5 aspek yg harus kuat:
1. Qowwiyul jismi, kuat fisik
A. Pola makan, halal dan baik
B. Olahraga (berkuda, renang, memanah)
C. Pola hidup dan istirahat (jam tidur)
2. Qowwiyul fikri, kekuatan pikiran. Memahami dulu Al-Qur’an dan hadits. Tsaqofah, wawasan. Ikuti berita. Jauh dari su’uzon.
3. Qowwiyul qolbi. Kekuatan hati. Qolbun salim, adalah hal penting. Ga Pundungan, ga belikan. Bahagia hati itu bukan krna memiliki, tapi krna Allah. Salimul aqidah. Semoga terhindar dari qolbun marid, hati sakit-ga mau diajak menuju kebaikan/ malas.
4. Qowwiyul nafs, kekuatan jiwa. Kedewasaan sikap. Jgn biasakan dimanjakan dgn nafsu amarah, dll..
5. Qowwiyul iqtishod. Kekuatan ekonomi, mandiri, mempunyai harga diri.

Advertisements

Sombong yang melenyapkan


Rasulullah SAW juga ada mengingatkan dalam Hadis baginda tentang bahayanya sifat sombong. “Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan.” (Riwayat Muslim)

Allah SWT berfirman dalam Hadits Qudsi: “Sombong itu selendang-Ku dan keagungan adalah sarung-Ku. Barangsiapa merampas salah satu darinya, Aku lemparkan dia ke Neraka Jahannam.” (Riwayat Abu Daud)

Dalam kesempatan ini saya hanya akan menceritakan 3 kisah tentang bagaimana sombong itu akan berakibat buruk bagi pelakunya. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita-cerita berikut ini.

Kisah yang pertama, tentang kapal siar titanic. Titanic merupakan kapal siar termegah saat itu. Kapal yang mengangkut ribuan penumpang itu akan berlayar dari London ke NewYork. Kata-kata sombong pun keluar dari mulut pembuatnya yang berkata, “Titanic ini tidak akan hancur oleh apapun, bahkan Tuhan pun tidak bisa menghancurkannya.” namun apa yang terjadi? Allah berkehendak lain, Ia memberikan sebuah bongkahan gunung es untuk menghalangi sang kapal siar mewah tersebut. Sang nahkoda terlambat menyadari adanya gunung es yang kecil itu, akhirnya kecelakaan pun tak terhindarkan. Hampir semua penumpangnya tewas dalam beberapa jam setelah titanic tenggelam.

Kisah kedua datang dari Brazil. Dulu, ada calon presiden yang menang karena telah teepilih dalam pemilu. Tapi, lagi-lagi, karena sifat sombongnya, dia berkata “sudah kuduga, aku lah yang akan memenangkan menjadi presiden di negara Brasil ini.” namun, Allah yang berkehendak. Sebelum pelantikan menjadi presiden, orang yang sombong itu meninggal.

Kisah yang ketiga adalah cerita seorang perokok. Saat sedang enak-enaknya ia merokok. Ia berkata, “Tuhan itu seperti asap ini, lama-kelamaan menjadi berlalu dan tiada. Buktinya, Aku masih hidup sampai saat ini.” keesokan harinya, ia pun meninggal. Setelah tim dokter meneliti tubuhnya, secara mengejutkan paru-parunya sudah hancur seperti dibakar, gosong.

Sahabat semua, banyak hikmah dari semua kisah nyata di atas. Bahwa kita tidak boleh sombong. Sombong itu adalah selendang Allah, kita tidak boleh memakainya. Teruslah untuk bersifat tawadhu’ (rendah hati) agar terhindar dari hal-hal yang buruk.

Allahu a’lam bishshawab.

gelas keramik kehidupan


untuk menjadi sebuah gelas keramik yang baik kualitasnya, dia melewati proses yang amat menyakitkan. mulai dari pencampuran bahan-bahan, lalu pembentukannya yang dipukul-pukul, diputar-putar atau dengan teknik dicetak, lalu dikeringkan dengan cara dijemur dengan sinar matahari yang terik. tak sampai disana, proses berikutnya yaitu pembakaran dengan suhu yang amat tinggi.], antara 700-1000 derajat celcius. lalu dibakar lagi dengan lapisan glasir. barulah ia akan menjadi gelas keramik yang cantik dan indah dilihat dan digunakan.

seperti itulah kita, jika ingin menjadi orang yang baik akhlak dan hatinya, menjadi orang yang diandalkan, juga menjadi orang yang terhormat. ibnu al-jauzy pernah berkata, “berlelah-lelah lah di masa muda jika ingin menikmati hidup di masa tua. namun, jika engkau lengah di masa muda, maka bersiaplah berlelah-lelah di masa tuamu.”

ujian-ujian dalam kehidupan kita dapat disebut sebagai proses membuat “gelas keramik kehidupan”, maka apapun halangan dan kendala dalam hidup, harus mampu kita lalui, agar kta mendapatkan “gelas keramik” tersebut.

sahabat, mari kita tingkatkan kualitas diri, menjadi orang yang mengagumkan di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala. ikhlas, sabar, syukur, tawakal, doa, dan kepasrahan merupakan kunci-kunci kesuksesan. tetaplah mejaga keharmonisan antar sesama, rendah hati, murah senyum dan sopan. insya Allah dengan hal seperti itu, kita bisa sperti gelas keramik yang mengagumkan seperti cerita di atas. salam Sukses Mulia..

ODOJ Pejuang Subuh Bandung


Alhamdulillah, senang sekali mengikuti perkembangan  komunitas @PejuangSubuhBDG. semenjak bergabung dengan komunitas ini sekitar bulan juni 2013, banyak sekali pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan dari sharring dengan mereka, baik via grup Whatsapp, bmm ataupun twitter.

saat ini, anggota komunitas yang aktif mencapai 50 orang. untuk menjadi anggota PejuangSubuh, untuk menjadi anggota, Syaratnya untuk laki-laki harus sholat subuh berjamaah di masjid istiqomah 40 hari tanpa terputus dulu ,serta tidak tinggal sholat lain. adapun untuk perempuan dapat shalat subuh tepat waktu di rumah selama 30 hari berturut-turut tanpa putus.

Kang amuftiroy, salah satu anggota pejuang subuh, pada pekan lalu menggagas gerakan ODOJ, One Day One Juz sebagai media yang saling memotimasi untuk mengistiqomahkan tilawah Al-Qur’an minimal satu juz tiap harinya.

peraturannya, setiap orang ditunjuk untuk memulai tilawah dari juz tertentu. 30 juz dibagi 30 orang, maka setiap orang diusahakan dapat membaca Al-Qur’an sesuai juz yang ditugaskan. esoknya, yang bersangkutan tinggal melanjutkan bacaannya ke juz selanjutnya.

kemudian dibuat system setoran dan lelangan juz maka targetan yang ingin dicapai adalah KHATAM GROUP setiap harinya dan KHATAM PRIBADI setiap bulannya dengan asumsi 1 anggota tidak absen tilawah juz Al-Qur’an secara berurutan selama sebulan. Kemudian juga ada PJ Harian dari anggota yang bergantian bertugas mengupdate setoran juz, memonitoring dan mengatur lelangan untuk mencapai targetan tadi.

setiap anggota yang sudah tamat membaca 1 Juz, maka ia akan melapor ke grup wa ODOJ Pejuang Subuh Bandung.

sebagai contoh,

juz 1 Widi, juz 2 yulis, juz 3 Fietri, juz 4 Kemal, juz 5 Mufti, juz 6 Wahyu dan seterusnya sampai juz 30 misal Dessi.

besoknya, juz 1 dessi, juz 2 widi, juz 3 yulis dan seterusnya bergilir.

semoga ini adalah upaya untuk lebih giat lagi untuk membaca Al-Qur’an Kariim. aamiin,.. 🙂

Takdir: antara Pilihan dan ikhtiar


Takdir itu antara pilihan dan ikhtiar.. contohnya..

1. kita mau naik angkot,
*pilihan itu, kita naik angkot yang sudah jelek, tapi kita tetep menaikinya. beberapa saat kemudian, angkot itu mogok.
**takdir itu, kita naik angkot yang bagus, terbaru dan nyaman. tapi beberapa saat kemudian angkot itu mogok juga..

2. ibu-ibu yang sakit reumatik
*dokter sudah bilang makanan yang harus dipantang, tapi tetap saja ibu2 itu makan apa yang dipantang dokter, lalu akhirnya sakit reumatiknya tambah parah. itu pilihan
**tapi, jika ibu2 itu menjalankan saran dokter, tapi tetep juga sakit reumatiknya makin kambuh, itu adalah takdir dari ALLAH Subhanahu Wata’ala..

3. begitu juga dengan jodoh.
*misal, tahu bahwa seseorang itu tidak baik, mabuk judi dll. tapi ttep dinikahi, itu adalah pilihan.. tapi kita memilih dan mencari yang baik menurut kita dan Allah, seperti kesantunan dan kesolehannya. itu adalah upaya/ ikhtiar yang akan melahirkan takdir.

4. kesimpulan, bahwa pilihan itu adalah yang sudah dapat kita prediksi, sedangkan takdir adalah di luar dugaan atau yang diprediksikan. takdir dan pilihan tergantung dari usaha/ ikhtiar yang dilakukan..

Allahu a’lam bish shawwab..

~Ustadz Aam Amiruddin di SCTV subuh kemren, tgl 14-11-2013

Ihsan, amalan yang professional


menurut bahasa, ihsan adalah amal kebaikan yang mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala.  sedangkan menurut istilah, yaitu seperti dalam hadits Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam yang berbunyi An ta’budallaaha kaannaka taraahu paillam takun taraahu painnaka yaraaka “Bahwa engkau menyembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, tetapi jika engkau tidak melihat-Nya, Dia pasti melihat engkau.” (HR Bukhori).

Allah telah menciptakan hal-hal yang terbaik ntuk kehidupan manusia. sudah sepantasnya kita juga harus dapat mempersembahkan hal yang paling baik dalam mengabdi, taat dan patuh kepada (aturan-aturan)-Nya. Allah menguji dan menuntuk kita agar dapat ber-Ahsanul ‘amala.. amalah yang paling baik.

untuk itu, kita dapat menyebut bahwa ihsan adalah mengerjakan sesuatu degan sempurna dan memaksimalkan potensi. selalu semangat dan tidak mudah putus asa. dalam hal apapun kita harus berlaku ihsan. dalam ibadah, bekerja, berumah tangga dan lain sebagainya.  dalam sebuah hadits, Nabi SAW bersabda, berlakulah ihsan, dalam hal membunuh (di jalan Allah) dan menyembelih sekalipun. apa artinya? bahwa Rasulullah SAW menyuruh kita berlaku ihsan pada hal-hal yang ekstrim, apalagi kepada hal-hal yang biasa.

amalan ihsan dapat dilakukan dalam hal muamalah ke sesama manusia dengan bersikap sopan dan ramah, pada hewan tidak mendzolimi dan tumbuhan dengan tidak merusaknya, menebang sembarangan atau menancapkan sesuatu dengan paku. hal ini harus dilakukan dengan professional, artinya melakukannya dengan yang paling baik menurut kita yang ditunjang oleh kapasitas (keilmuan) dan kapabilitas (keahlian) yang kita miliki. Continue reading

Filosofi Burung Merpati


” Filosofi BURUNG MERPATI ”

1. Merpati adalah burung yg tidak pernah mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada merpati yang suka berganti pasangan ? Jawabannya adalah : TIDAK Pasangannya cukup satu seumur hidupnya.

2. Merpati adalah burung yg tahu ke mana dia harus pulang. Betapapun merpati terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah lain ? Jawabannya adalah : TIDAK

3. Merpati adalah burung yg romantis. Coba perhatikan ketika sang jantan ber-talu2 memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci ? Jawabannya adalah : TIDAK

4. Burung merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Coba perhatikan ketika mereka bekerja sama membuat sarang. Sang jantan & betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang anak2 mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka saling melempar pekerjaannya ?
Jawabannya adalah : TIDAK

5. Merpati adalah burung yg tidak mempunyai empedu, ia tidak menyimpan “KEPAHITAN” sehingga tidak menyimpan “DENDAM”

Sahabat, jika seekor burung merpati bisa melakukan hal2 di atas, mengapa manusia tidak bisa ??

Hidup itu indah jika kita saling MENGERTI, BERBAGI, dan MENGHARGAI