Pernikahan: Pembelajaran seumur hidup untuk menjadi manusia yang paripurna


Pernikahan: Pembelajaran seumur hidup untuk menjadi manusia yang paripurna

Oleh: Gust Kemal Prihadi, S.T.

 

Pernikahan adalah hal yang sakral bagi setiap manusia. Pernikahan juga merupakan pembelajaran seumur hidup untuk menjadikan manusia lebih sempurna. Khususnya sebagai Muslim, pernikahan adalah salah satu dari sunnah Nabi Muhammad SAW. yang harus dilaksanakan oleh setiap umatnya. Selain itu, pernikahan adalah keniscayaan dan fithrah mendasar manusia yang diciptakan oleh Allah SWT. Saya heran, kenapa masih ada sebagian orang masih enggan atau tidak berani mengambil sebuah “keputusan besar” itu, padahal dengan menikah, Allah menjadikan manusia lebih “sempurna” dalam semua hal: nikah itu menyempurnakan setengah agama yang ada dalam diri setiap orang yang masih lajang. Padahal Allah akan memberiakan karuani yang tak terhingga saat seseorang memutuskan untuk mengarungi sebuah pernikahan.

rumah tamgga islam
rumah tangga islami

Sebagai contoh, saya baru menikah tanggal 8 November 2014 kemarin, genap sudah dua bulan dua hari saya melangsungkan pernikahan. Banyak perubahan yang saya rasakan. Pertama, dari berlipatnya rezeki yang saya dapatkan. Allah dalam Al-Qur’an berfirman bahwa Dia akan menambah kekayaan hati dan kekayaan harta bagi yang menjalankan pernikahan. Diawali rezeki dari ucapan do’a, kado dan lainnya saat melangsungkan walimatul ‘ursy; lalu dilanjutkan dari rezeki-rezeki yang tidak terduga sebelumnya. Rezeki rumah; Alhamdulillah dari awal pernikahan saya dan istri dapat menempati sebuah rumah meskipun dengan status “pinjaman” dari rumah orang tua, tapi setidaknya semua yang terjadi dalam rumah tangga saya, dapat saya nikmati berdua dengan istri saja. Semoga Allah berkenan menganugerahkan sebuah rumah yang dapat kami miliki. Aamiin..

Tidak hanya rezeki berupa materi (uang, rumah, kendaraan, dll) saja, tapi, karunia permasalahan dan konflik kecil dalam rumah tangga itu juga merupakan bagian dari karunia Allah SWT. Dari permasalahan tersebut, pasangan yang menikah dapat menjadikannya sebagai media pembelajaran jika ada permasalah itu ada lagi dan dapat diatasi dengan mudah dan cepat.

Rezeki dan pembelajaran lainnya ialah pembelajaran mengurus rumah tangga dan manajemen keuangan. Jujur saja, sebelum menikah saya jarang untuk melakukan pekerjaan rumah seperti menge-pel, sapu-sapu, cuci piring, cuci baju, menyetrika dan lain sebagainya. Namun, setelah menikah, saya dituntut untuk dapat melakukan semua hal tersebut. “Meskipun dapat dilakukan oleh isrti, tapi suami pun harus bisa melakukannya, sebagai antisipasi jika istri sakit, melahirkan atau bekerja yang cukup lama.” Ujar ibu saya saat memberikan nasihat sebelum pernikahan.

Seperti hari ini, saya bangun lebih awal, shalat subuh dan langsung beres-beres. Mulai dari membuka gordeng, menyapu dan mengepel lantai rumah, mencuci piring, memasak nasi goreng, menanak nasi, bahkan mencuci baju yang lumayan banyak. Mencuci baju pun ada ilmunya supaya baju kembali bersih dan suci. Walaupun melelahkan, tapi itu semua adalah pembelajaran bagi saya khususnya agar kemudian hari, saat tidak bersama istri, saya dapat melakukannya sendiri agar pekerjaan rumah cepat selesai, rumah bersih dan rapi, dan yang terpenting adalah tidak selalu mengandalkan istri atau orang lain.

Di akhir tulisan ini, saya ingin memberikan pesan kepada sahabat semua, baik lelaki maupun perempuan: “janganlah khawatir jika Sahabat sudah mempunyai keinginan dan kesiapan untuk menikah, janganlah ditunda-tunda lagi jika ada lelaki yang melamar, janganlah menolak jodoh jika itu adalah orang baik dan siap pula untuk menikah. Karena Allah akan memberikan karunia yang tak terhingga saat seseorang melangsungkan pernikahan. Saya juga menyesal sekali, penyesalan karena tidak dari dulu untuk menikah.” 😀

Begitulah sekilas pandangan saya mengenai pernikahan yang merupakan pembelajara seumur hidup untuk menjadi manusia yang paripurna

 

Wallahu a’lam bishshawab

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s