Berbisnis Ala Rasulullah SAW.


Berbisnis Ala Rasulullah SAW.

Oleh: Gust Kemal Prihadi, A. Md.

 

Anda seorang pebisnis muslim? Apakah anda sudah melaksanakan bisnis seperti yang dicontohkan sang Rasulullah SAW sebagai teladan kehidupan kita? Jika belum, silahkan simak tulisan singkat tentang berbisnis ala Rasulullah SAW ini, semoga bermanfaat.

Suatu hari, Nabi Muhammad SAW sedang berkumpul dengan para sahabat yang diantaranya adalah para aghnia (orang kaya), tiba-tiba datanglah seorang miskin yang menghampiri majelis tersebut. Sang dhuafa ini langsung menghampiri Baginda Rasulullah SAW, dan berkata: “Wahai Rasulullah, aku dan keluargaku sedang kesusahan. Aku miskin. Aku memohon kepadamu untuk memberikan modal agar aku dapat berniaga (berjualan).” Nabi pun menjawab, “Engkau memiliki apa di rumah yang dapat dijual?

Aku hanya memiliki sehelai kain yang sudah lusuh, Wahai Nabiku.” Ujar sang dhuafa.

bawalah kemari kain itu, akan aku tawarkan kepada para sahabat yang sedang berkumpul disini.” Perintah Nabi. Si miskin pun pulang membawa kain lusuh itu dan kembali kepada majelis Rasulullah SAW.

Sekembailinya dari rumah, sang dhuafa memberikan kain itu kepada Nabi. Lalu, Nabi pun langsung menawarkan kepada para sahabat, “Siapa diantara kalian yang akan membeli kain ini? Aku tawarkan 7 dinar, apakah ada yang mau membeli?” para sahabat tidak ada yang menjawab. Selanjutnya Rasulullah menurunkan tawarannya menjadi 5 dinar. Namun tetap saja, tidak ada sahabat yang mengiinginkannya. Sampai akhirnya Nabi menawarkan harga 2 dinar untuk sebuah kain lusuh, barulah ada sahabat yang mau membelinya.

Setelah mendapatkan 2 dinar hasil penjualan kain itu, Nabi pun bersabda kepada sang pemilik kain, “gunakanlah satu dinar untuk makan istri dan anakmu, lalu satu dinar lagi belikanlah kapak. Gunakanlah kapak itu untuk mencari kayu bakar. Juallah ke pasar. Jangan kembali sebelum 15 hari.”

Setelah 15 hari, dhuafa itu pun kembali menghadap Nabi Muhammad SAW. Ia melaporkan bahwa ia sudah mendapatkan 10 dinar dari hasil menjual kayu bakar itu.

Subhanalloh, itulah sikap Nabi kita, Nabi Muhammad SAW dalam berbisnis. Ia tidak serta merta menawarkan para sahabat untuk memberikan modal berdagang kepada dhuafa itu, meskipun itu dapat dilakukan oleh Rasulullah SAW. Namun Nabi menyuruh menjual aset yang ia miliki sebagai modal usahanya.

Pada saat ini, kebanyakan orang yang akan berniaga kebingungan mencari modal. Sampai ia rela meminjam ke bank-bank konvesional yang memberlakukan bunga yang tinggi untuk mengembalikan uang pinjaman itu. Padalah berbisnis ala Rasulullah SAW cukup sederhana, yaitu menjual aset atau barang barang yang tidak terpakai namun memiliki harga jual sebagai modal awalnya.

Janganlah meminjam kepada bank untuk modal usaha, karena itu dapat merugikan kita. Cicilan harus dibayar menyebabkan berjualan tidak merasa tenang. Saya mendapat kisah dari guru ngaji sekaligus beliau adalah seorang pebisinis yang sukses.

Beberapa tahun yang lalu, ia mencoba berbisnis menjual kaset dan dvd lagu-lagu islami dan kumpulan ceramah. Ia meminjam modal 2 milyar rupiah kepada bank. Namun bisnis itu gagal ia laksanakan karena tidak tenang dengan tagihan dari bank. Beberapa bulan kemudian, ada koleganya menitipkan uang sebesar 24 juta rupiah. Lalu, sang ustadz menggolangkan, memutarkan uang tersebut dalam bidang produksi dan jualan kain konveksi dan baju muslim. Alhamdulillah, tanpa meminjam dari bank, setelah 4 tahun berjalan sampai saat ini, uang itu berkembang menjadi 12 milyar rupiah. Subhanallah.

Itulah sedikit ilmu tentang berbisnis ala Rasulullah SAW yang baru saya dapatkan. Semoga bermanfaat bagi anda yang akan memulai bisnis dalam bidang apapun. Wallahu a’lam bishshawwab.

 

Salam sukses..

@gustkemal

Advertisements

2 thoughts on “Berbisnis Ala Rasulullah SAW.

    • gustkemal May 31, 2014 / 5:46 pm

      Mari jual aset berharga yang kita punya utk dijadikan modal bisnis, Akh Taufiq 😀 sok punya bisnis apa nih? Share ke saya ya.. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s