Ihsan, amalan yang professional


menurut bahasa, ihsan adalah amal kebaikan yang mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata’ala.  sedangkan menurut istilah, yaitu seperti dalam hadits Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam yang berbunyi An ta’budallaaha kaannaka taraahu paillam takun taraahu painnaka yaraaka “Bahwa engkau menyembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, tetapi jika engkau tidak melihat-Nya, Dia pasti melihat engkau.” (HR Bukhori).

Allah telah menciptakan hal-hal yang terbaik ntuk kehidupan manusia. sudah sepantasnya kita juga harus dapat mempersembahkan hal yang paling baik dalam mengabdi, taat dan patuh kepada (aturan-aturan)-Nya. Allah menguji dan menuntuk kita agar dapat ber-Ahsanul ‘amala.. amalah yang paling baik.

untuk itu, kita dapat menyebut bahwa ihsan adalah mengerjakan sesuatu degan sempurna dan memaksimalkan potensi. selalu semangat dan tidak mudah putus asa. dalam hal apapun kita harus berlaku ihsan. dalam ibadah, bekerja, berumah tangga dan lain sebagainya.  dalam sebuah hadits, Nabi SAW bersabda, berlakulah ihsan, dalam hal membunuh (di jalan Allah) dan menyembelih sekalipun. apa artinya? bahwa Rasulullah SAW menyuruh kita berlaku ihsan pada hal-hal yang ekstrim, apalagi kepada hal-hal yang biasa.

amalan ihsan dapat dilakukan dalam hal muamalah ke sesama manusia dengan bersikap sopan dan ramah, pada hewan tidak mendzolimi dan tumbuhan dengan tidak merusaknya, menebang sembarangan atau menancapkan sesuatu dengan paku. hal ini harus dilakukan dengan professional, artinya melakukannya dengan yang paling baik menurut kita yang ditunjang oleh kapasitas (keilmuan) dan kapabilitas (keahlian) yang kita miliki.

ihsan berikutnya dalam hal ibadah. ibadah yang paling melekat pada diri seorang muslim adalah shalat, shalat yang kita tunaikan minimal lima kali dalam sehari itu harus bisa dilakukan dengan professional juga. shalat yang professioonal adalah shalat yang mencontoh shalatnya Nabi Muhammad SAW., tepat waktu, menghadirkan hati dan khusu’, mengerti bacaan dan doa dalam shalat, gerakan yang tuma’ninah (nyaman), dan dilaksanakan berjamaah di Masjid.

ihsan juga harus ada dalam hal berbicara, menaga lisan. seperti dalam hadits Nabi, “berkatalah yang bai atau diam.” berkatanya seorang muslim adalah kebaikan dan diamnya adalah emas, banyak berdzikir kepada Allah SWT. menjaga lisan dari berkata bohong, ghibah, takabur dan lain sebagainya.

berlaku ihsan juga dapat diterapkan saat kita bekerja, mempersembahkan yang terbaik bagi Allah dan tempat kerja. karena kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita sendiri.

Allahu a’lam bishawwab..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s