Keistimewahan Berbakti kepada Orang Tua


Anak-anak yang Bapak banggakan, pada kesempatan kali ini Bapak ingin menyampaikan tentang pentingnya berbakti kepada Orang Tua. Mulai saja ya..

Setiap kita pasti memiliki orang tua, maka bersyukurlah jika kita masih mempunyai kedua orang tua kita. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan keberadaan mereka. Selagi mereka masih hidup dan ada bersama kita, menemani hari-hari kita. Caranya dengan banyak berbakti kepada ibu, bapak kita, atau umi abi kita.

Berbakti kepada orang tua, akan melahirkan banyak kebaikan; terangkatnya musibah, lenyapnya masalah dan kesedihan. Sebagai bukti konkretnya, yaitu kisah tiga orang yang terperangkap di sebuah goa sempit karena sebongkah batu besar menutupi mulut goa. Mereka berdo’a dan bertawasul dengan amal shalih yang pernah mereka kerjakan. Salah seorang di antara tiga orang itu, bertawassul dengan baktinya kepada kedua orang tua. Dia memanjatkan do’a kepada Allah, dengan lantaran baktinya tersebut, hingga akhirnya menjadi sebab sirnanya kesengsaraan yang menghimpit. Dalam kisah nyata ini, kita sebagai seorang mukmin harus meyakini bahwa bakti kepada orang tua, menjadi salah satu faktor hilangnya musibah.

Selain itu, perlu kalian ketahui, anak-anakku, dengan berbakti kepada orang tua, hal itu akan menambah keberkahan hidup kita. Coba perhatikan hadits Nabi Muhammad SAW. berikut: barangsiapa berbakti kepada orangtua, maka dia akan memperoleh kebahagiaan panjang umur yang penuh keberkatan.(HR. Imam Abu Ya’la dan Thabrani bersumber dari Mu’adz bin Jabal)

Anak-anakku yang Bapak cintai, Allah memerintahkan kepada kita untuk senantiasa mematuhi perintahnya. Namun, tidak semua perintah harus ditaati. Contohnya, kita harus mematuhi yang baik-baik, misalkan membersihkan dan membereskan kamar, menyapu lantai, mengepel, mencuci piring, belanja ke warung dan lain sebagianya yang dapat menyenangkan hati ayah ibu ita. Adapun perintah yang harus kita tolak yaitu mengajak kepada kejelekan, misalnya murtad (keluar dari Islam), meminum khamr (yang memabukkan), berjudi, meninggalkan shalat dan puasa, serta kejelekan yang lain yang dapat merugikan diri kita dan orang lain.

Perintah birrul walidain juga tercantum dalam surat an-Nisaa’ ayat 36:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا

“Dan beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat, tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil [1], dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” [An-Nisaa’ : 36]

Dalam surat al-‘Ankabuut ayat 8, tercantum larangan mematuhi orang tua yang kafir jika mereka mengajak kepada kekafiran:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” [Al-‘Ankabuut (29): 8] Lihat juga surat Luqman ayat 14-15.

Adapun keistimewahan berbakti kepada orang tua yaitu :

  1. Amalan yang paling utama
  2. Ridha Allah, bergantung kepada orang tua
  3. Berbakti Kepada Orang Tua Dapat Menghilangkan Kesulitan Yang Sedang Dialami
  4. Akan diluaskan rezeki
  5. Akan Dimasukkan Ke Surga oleh Allah ‘Azza wa Jalla

Pekan ini kalian akan menghadapi pekan UTS (Ujian Tengah Semester), jika kalian ingin sukses dan mendapatkan hasil yang terbaik, maka banyaklah berbakti kepada orang tua. Dan jangan lupa memohon doanya kepada mereka. Insya Allah, dengan seperti itu, maka UTS kalian akan sempurnaa….eits, jangan hanya di pekan UTS saja kalian berbakti, tapi sepanjang nyawa di kandung badan. Dan, rasakan, apa yang akan tertejadi. Insya Allah hidup kita akan lebih sukses jika diiringi oleh ridha orang tua kita. Aamiin

*oleh @gustkemal dari berbagai sumber 🙂

** tulisan ini akan dimasukkan ke buletin bulanan AULADI, SDIT FIthrah Insani 2baleendah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s